Tentang Kemandirian

Akhir2 ini saya sedang bingung dengan nasib kelanjutan studi saya. Setelah lulus college ini beasiswa saya berhenti dan harus mencari beasiswa baru. Di lain sisi pihak university ga menerima aplikasi saya untuk daftar beasiswa private foundation, karena saya belum masuk jadi mahasiswa univ tsb walaupun sudah registrasi dan hampir pasti masuk kalau tak ada halangan. 1 tahun ke depan mungkin saya hidup dari parttime job dan uang tabungan saya. Rasanya kurang berkenan minta uang dari orangtua di Indonesia, karena memang semenjak SMA/MAN sampai sekarang biaya pendidikan dan hidup saya lepas dari orangtua (SMA beasiswa pemerintah Indo Kemenag, Kuliah beasiswa pemerintah Jepang), walau pun keluarga saya alhamdulillah berkecukupan.

Saya memang diajarkan ortu dan dari diri sendiri keinginan mandiri sangat kuat. Karena saya tidak mungkin jadi penerima beasiswa ‘kurang mampu’, jadi saya harus meningkatkan prestasi agar bisa bersaing dengan teman2 yang lain dapatkan beasiswa prestasi.

Walaupun akhir2 ini saya gagal dalam seleksi beasiswa tahap awal Satoyo, saya akan coba lagi saat pembukaan beasiswa sesi musim semi. Tapi saya percaya Allah telah mencukupkan rezeki untuk setiap makhlukNya sampai ajal menjemput.